Sunday, 16 April 2017

ISTRI KETUA DPRD TEGAL BACA PUISI TEGALAN





TEGAL - Acara pesta puisi 174 penyair Indonesia dan peluncuran antologi puisi Dari Negeri Poci 7: "NEGERI AWAN" Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 19.15 Wib bakal menjadi suguhan pentas spektakuler dan viral. Pasalnya, selain Wakil Walikota Tegal Nur Sholeh, akan baca puisi, Ibu Ratna Edy Suripno, yang notabene istri Ketua DPRD Kota Tegal, H. Edy Suripno, SH,MH, juga bakal memberi api gelora dengan ikut baca puisi.
Dalam acr tsb, Ratna bakal membawakan dua puisi berbahasa Nasional karya sendiri dan satu puisinya lagi berbahasa tegalan.
"Insyaa Allah, sy mau membawakan dua buah puisi. Satu berbahasa Nasional dan satunya lagi berbahasa lokal Tegal karya Mas Lanang Setiawan. Judulnya Wong Tegal Bisa Angas," ujar Ratna di sela-sels latihan baca puisi tegalan.
Menurut Ratna, baru  kali ini dirinya memberanikan diri akan membaca puisi dengan bahasa ibu. "Seumur-umur saya bermukim di kota tegal, baru kali ini mau mencoba membaca puisi tegalan. Coba hasilnya seperti apa ya mas? Mudah2an tdk mengecewakan," tuturnya.
Dikatakan lebih lanjut, bagi dia, perkara berpuisi sudah kerap kali ia lakukan namun itu dulu sewaktu duduk di bangku sekolah dasar sampai mahasiswa. Bahkan ketika di SMA dan mahasiswa dirinya aktif di dunia teater. "Dulu waktu sekolah dan mahasiwa saya aktif terjun di teater. Setelah berkeluarga, fakum. Sekarang ya coba2 maca puisi."
Acara yang berlangsung di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Tegal pada pukul 19.15 akan dihadiri para penyair dari berbagai kota dan provinsi di Nusantara. Bahkan akan hadir pula penyair-penyair dari Malaysia, Singapur, dan Brunai Darussalam. 
Menurut Ketua Panitia, HM. Enthieh Mudskir, acara akan dihelat menandai dua (2) sesi. Pertama Diskusi Sastra pukul 09.00 Wib dan Peluncuran buku pukul 19. 15 Wib. "Untuk peluncuran buku antologi puisi Negeri Awan, dan baca puisi dilaksanakan malam hari, Sabtu, 25 Maret. Kami menyambut baik apresiasi Ibu Ratna, istri Ketua Dewan Tegal dan wakil walikota yang berkenan meramaikan acara kami dengan menampilkan pembacaan puisi Tegalan. Acara tersebut bisa menjadi semarak," papar Enthieh berbinar-binar.
Ditambahkan, acara tersebut tidak dipungut biaya alias gratis ungkapnya
( *WONG TEGAL BISA ANGAS*
Nyong eram..... nemen
duwe pimpinan uteke ora genah
amak-amak sewot amak-amak ngamuk
Pemimpin kuwe ususe kudu landung
waduke kudu kaya segara
rika tempate wong ngadu
wong ngeluh
tempate wong ngromnyah
tapi rika kudu tetep sabar
aja dugalan aja pugalan
Rika kuwe priyayi agung
dudu wong gemblung
Yen pengin dihormati
ngertiya maring sejatine wong agung
rika kudu sopan-santun
aja kadiran dadi wong agung
adigang adigung
Nyong dewek wong Tegal deles
bahasane nandes
tapi nyong paham lomah-lameh
lan laku santun
Daning wongtuwa nyong diajari
maring sapa bae kudu ngajeni
apa maning maring rika kasebute wong agung, nyong luwih ngati-ati
Kejaba....
dong rika angas
Wong Tegal bisa luwih angas
kaya banteng bringas.....
( Mujiono )

20 Grup Drum Band Ikuti Kejuaraan Bahari Marching Band Competition (BOMC) IV Tahun 2017





TEGAL-Sebanyak 20 Tim Marching Band tingkat SD dan SMP mengikuti Kejuaraan  Bahari Marching Band Competition (BOMC) IV tahun 2017. Acara yang diselenggarakan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Tegal ini dibuka dengan prosesi pemukulan gong oleh langsung oleh Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno didampingi Ketua PDBI H.Edy Suripno, SH.MH serta Jajaran Forkopimda Kota Tegal di Gor Wisanggeni. Minggu (26/3).
Tidak hanya dari sekolah-sekolah di Kota Tegal, acara yang telah dilangsungkan ke empat kalinya ini diikuti oleh grup drum band dari sekolah-sekolah di Kabupaten.Tegal, Brebes dan Cirebon. Tercatat 9 grup berasal dari Kabupten Tegal, 2 grup dari Brebes, dan 1 grup dari Cirebon. 
Sebagai pembuka kompetisi, Walikota beserta para penonton disuguhkan penampilan pembukaan dari Tim Drumb Band Gita Mandiri dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Tegal. Antusiasme penonton terlihat jelas ketika para peserta berusaha keras menunjukan aksi serta kebolehannya dalam memainkan irama musiknya. Tidak ketinggalan para mayoret, juga mempertontonkan kebolehannya dalam menari dan memainkan alat.     
“Saya mengapresasi dengan digelarnya acara ini,  karena sebagai bagian dari seni musik, drum band dan marching band memiliki sesuatu yang unik yaitu selain kreatifitas dalam memainkan tuts nada, dalam drum band dan marching band terkandung unsur-unsur positif  lainnya seperti kekompakan, power, dan harmoni”,ujar walikota.
Menurutnya sebagai pelajar, para peserta harus dapat menggali potensi dan kreatifitas sebanyak-banyaknya. “Kreatifitas merupakan bekal utama dalam meniti karir dimasa mendatang”,ungkapnya.
Kepada para peserta walikota berpesan agar dalam  menjalankan kompetisi,  peserta harus mengutamakan  serta menjunjung tinggi sportifitas. “Junjung tinggi sportifitas dalam bertanding”, ucapnya. “Tidak hanya peserta saja, penyelenggara dan dewan juri pun harus sportif dalam menjalankan perannya masing-masing”,pungkasnya.




BUPATI LUMAJANG HADIRI PROSESI PEMAKAMAN UMIASA TKI YANG MENINGGAL DI MALAYSIA.




LUMAJANG - Bupati Lumajang Drs As’at Malik M.Ag hadiri pemakaman Jenazah Almarhumah Umiasa bin Miskadi Suyono (45) TKI yang meninggal di Malaysia asal Dusun Curah Lor Kebun Desa Umbul Kecamatan Kedungjajang, Jum' at yang lalu.



Nampaknya Kedatangan Bupati didampingi Camat Kedungjajang dan Kapolsek disambut Kepala Desa Umbul serta keluarga korban.

Bupati Lumajang Drs As’at Malik M.Ag yang hadir dalam pemakaman tersebut selaku diri pribadi serta mewakili Pemerintah kabupaten Lumajang menyatakan turut berduka cita atas kepergian almarhumah Umiasa dan berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memberikan santunan kepada keluarga Almarhumah semoga bisa sedikit membantu dan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.



Sementara, AKP H Sutopo SH selaku Kapolsek Kedungjajang beserta anggota mengantar jenazah Almarhumah Umiasa binti Miskadi Suyono (45) ke peristirahatan terakhirnya di tempat pemakaman umum desa Umbul Kecamatan Kedungjajang,” jenasah tersebut tiba di rumah duka Kamis kemarin lusa sekitar pukul 22.15 wib,” ungkap Kapolsek.

Prosesi pemakaman diiringi isak tangis oleh keluarga almarhum serta masyarakat setempat,informasi yang diperoleh media ini dari pihak keluarga. Almarhumah Umiasa meninggal dunia di negara tempatnya ia bekerja yaitu di Malaysia disebabkan sakit yang sudah lama ia alami.

Sebelum menjadi TKI di Negeri Jiran Umiasa pernah dirawat di Puskesmas Kedungjajang yang kemudian di opname di Rumah sakit Wijaya Kusuma Lumajang. (Kar)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dpr) Kabupaten Mesuji Menggelar Sidang Paripurna Istimewa





Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dpr) Kabupaten Mesuji Menggelar Sidang Paripurna Istimewa Penetapan Khamamik-Saply,  pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati

Kegiatan olahraga antar gugus se Kecamatan Tanjung Raya, untuk para dewan guru.





Kegiatan olahraga antar gugus se Kecamatan Tanjung Raya, untuk para dewan guru.

KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...