Showing posts with label serba serbi. Show all posts
Showing posts with label serba serbi. Show all posts

Friday, 2 March 2018

KAPOLRES LEPAS KONTINGEN PASBHARA IKUTI PARTIKARA DAERAH




Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawan RADAR KOTA

LUMAJANG  -  Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Iswan Nusi S.I.K, M.H memimpin Apel pemberangkatan Kontingen Saka Bhayangkara Polres Lumajang dalam kegiatan Pertikara Daerah se Jawa Timur yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tirtawana, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro

Pertikara Daerah ini diikuti sejumlah anggota Pramuka  Saka Bhayangkara se Jawa Timur, dalam hal ini Perwakilan Kabupaten Lumajang diwakili oleh gabungan anggota pramuka yang aktif di Polsek Jajaran Polres Lumajang

Sebelum diberangkatkan, Kapolres Lumajang mengajak kepada anggota Saka Bhayangkara untuk menjaga nama baik Prasbhara Polres Lumajang, dan mempertahankan prestasi yang pernah diraih oleh kontingen Kabupaten Lumajang  yang telah menyabet gelar juara umum 3 kali berturut turut,"pungkasnya. (kar)

Wednesday, 14 February 2018

BUPATI LAMPUNG UTARA, H. AGUNG ILMU MANGKUNEGARA, S.STP.,MH, MELEPAS JAMA’AH UMROH DAN PERJALANAN ROHANI TAHUN 2018





Laporan – Nurizal
Wartawan RADAR KOTA

KOTABUMI - Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,MH, pelepasan Jama’ah Umroh dan Perjalanan Rohani Tahun 2018.di Ruang Tapis Pembakb. Lampung Utara,(LAMPURA)Kamis, (8/02/2018).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Drs. Qomaru Zaman, MH.,Asisten II, Para SKPD, Camat, serta peserta Perjalanan Rohani Kabupaten Lampung Utara.

Plt Asisten II Sahrizal Azhar, dalam laporannya menyampaikan untuk perjalanan Umroh bagi umat Islam berjumlah 100 orang, sedangkan peserta Perjalanan Rohani berjumlah 20 orang, yang terdiri dari Katholik 5 orang, Protestan 5 orang, Hindu 5 orang dan Budha 5 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara, mengatakan pembangunan yang baik adalah pembangunan yang seimbang antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan keimanan dan moral. Program keagamaan telah nyata dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk membangun kehidupan yang harmonis bagi umat beragama serta menciptakan masyarakat yang agamis.

Sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara adalah mewujudkan masyarakat yang Aman, Maju, Sejahtera, Agamis dan Bermartabat, Pemerintah menetapakan 8 (delapan) prioritas pembangunan, salah satunya adalah bidang keagamaan. Program-program yang dilaksanakan tentunya harus dirasakan oleh seluruh umat beragama, tanpa membeda –bedakan suku, agama, golongan dan sebagainya. Seperti Perjalanan Ibadah Umroh bagi umat Islam, Perjalanan Rohani, bagi umat katholik dan Kristen melaksanakan perjalanan rohani ke Yerusalem, umat Hindu ke India, dan umat Budha ke Thailand.

Kepada para peserta perjalanan wisata rohani, baik Umat Islam maupun agama lainnya, diharapkan agar memanfaatkan perperjalanan Wisata rohani ini semaksimal mungkin yang dimanfaatkan untuk lebih memperdalam ilmu keagamaannya agar dapat menjadi panutan bagi masyarakat dan dapat diterapkan dilingkungan yang ada disekitarnya.

“Peserta perjalanan Wisata Rohani, selamat jalan, semoga diberikan keselamatan dan kesehatan dan nanti dapat kembali dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga” Kata Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakatnya.

Dalam wawancaranya kepada beberapa Media, Bupati Lampung Utara mengaku bersyukur tahun ini dapat memberangkatkan Umroh kepada 100 Umat Islam dan 25 orang untuk Perjalanan Wisata Rohani. Beliau juga menjelakan, bahwa bukan hanya pembangunan fisik saja yang menjadi perhatian Pemerintah Lampung Utara, tetapi juga pembangunan mental dan spritual juga diperlukan.
Muhammad Sholeh, salah satu yang mengikuti Umroh 2018, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Utara yang memberikan kesempatan kepadanya untuk melakukanUmroh ke Tanah Suci.

“Saya Bangga dan terharu, saat ini perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Utara begitu besar” Ucap Sholeh yang didampingi oleh kedua orangtuanya.(nurizal)

Monday, 5 February 2018

BUPATI BUKA “AGE OF ENLIGHTMENT”




Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawan RADAR KOTA

LUMAJANG -Kabupaten Lumajang, 05 Pebriari 2018---Bupati Lumajang, Drs. As'at, M.Ag., membuka secara resmi “Age of Enlightment” HUT SMAN 2 Lumajang ke 41 di halaman SMADA Lumajang, Senin pagi (5/2/2018).

HUT SMADA itu, diawali semarak Fun Bike yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa-siswi SMADA.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melepas peserta funbike yang ditandai dengan pemotongan pita dan  pelepasan burung oleh seluruh siswa SMADA Lumajang. Ia berpesan agar berhati-hati selama dalam perjalanan, agar tidak mengganggu lalu lintas yang ada.

Bupati As'at, yang pernah guru SMADA menceritakan, bahwa dirinya pernah 11 tahun mengajar di SMADA dan banyak sekali pengalaman berharga yang ia dapatkan pada waktu itu. Ia mengatakan, saat ini SMADA sudah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan yang baik. "SMADA memang luar biasa, anak-anaknya pintar dan pantas dikatakan luar biasa", ujarnya.

"Selamat ulang tahun SMAN 2 Lumajang, semoga semakin baik dan luar biasa", tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Lumajang, Drs.M. Asyari, MM., menyampaikan terima kasih kepada para sponsor utamanya kepada Bupati Lumajang yang pernah menjadi bagian dari keluarga besar SMADA,"pungkasnya.(Kar)

Thursday, 1 February 2018

9 Gedung KUA Kabupaten Sambas Diresmikan




SAMBAS - Acara peresmian penggunaan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan se-Kabupaten Sambas, Selasa ( 16/1 ) ditandai dengan pengguntingan pita dan dilanjutkan dengan peninjauan ruangan.  

Pada kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Sambas, Kepala Kantor Kemenag Provinsi Kalbar beserta Ibu Ketua, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah  beserta seluruh Kasi di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi  Kalbar, Ibu Kepala Bidang Bimas Islam beserta seluruh Kasi di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Bapak Kasi Bimas Islam, Kasi PHO, Plt Kasubag TU, Kasi PAI, Kasi PONTREN, Kasi Penyelenggara Syariah, Katolik, Kristen, kemudian Kepala KUA se-Kab Sambas. 

Menurut kepala kantor kementerian agama kabupaten sambas  H.Sipni,S.Pd.I,M.Pd dari 19 Kecamatan yang baru ada 17 KUA se-Kabupaten Sambas. “ Alhamdulillah semua ini bisa berjalan lancar, walaupun pada waktu yang sangat mendesak, kita dapat meresmikan 9 gedung KUA Kabupaten Sambas yang baru di bangun pada tahun 2017 ini, “ ucapnya.

Dijelaskannya bahwa sebenarnya peresmiannya sudah dilaksanakan penandatanganan prasasti di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar pada saat Bapak Menteri melakukan kunjungan di Pontianak. Namun hari ini, meresmikan penggunaan gedung. “ Jadi kalau adat orang Sambas, jika tidak di tapong tawarek rasenye belum sah, “ ujarnya berbahasa melayu.

Ini berkaitan dengan komitmen kita, bahwa Kementerian Agama bertugas untuk melayani masyarakat. Jadi beberapa tahun yang lalu, kita sudah berusaha untuk memohonkan bantuan untuk madrasah-madarasah negeri namun sekarang kita fokus pada pembangunan gedung KUA  dan  Alhamdulilah pada tahun 2017 ini,  kita dibantu 9 KUA. 

Katanya, kita mohon di tahun 2019 mudah-mudahan gedung KUA yang belum terbangun bisa tuntas. “ Apalagi KUA tersebut terletak di tempat yang kritis contohnya KUA sejangkung yang jika hari hujan atau air pasang akan terjadi banjir sehingga airnya naik sampai kelantai. Sedangkan untuk KUA di Subah, ada 2 lokasi rawan banjir seperti Kecamatan Galing dan Kecamatan Subah. Sampai saat ini Kecamatan Galing di Desa Sinjang tinggi air mencapai 4 meter, “ jelasnya.

Selain gedung KUA, antusius masyarakat untuk belajar di dunia pendidikan sangat tinggi, maka dengan itu kita mengupayakan bahwa pembangunan gedung madrasah negeri atau swasta mendapatkan bantuan melalui Provinsi dan Pusat  agar madrasah  dapat bersaing secara kualitas maupun kwantitas.

PEMILIK IJIN RESMI MWNGELUH KOMUNITAS INTELIJEN DAERAH DI MINTA TURUN TANGAN






Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawan RADAR KOTA

LUMAJANG  - Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., membuka Bimbingan Tehnis Komunikasi Intelejen Daerah Kabupaten Lumajang, di Aula Hotel Prima, Jum’at (26-1-2018).  Beliau berharap, agar masalah yang berkaitan dengan hal yang sensitive, hendaknya diinformasikan secara akurat.

Bimbingan Teknis Komunitas Intelijen Daerah tersebut dilaksanakan dalam rangka mempercepat pelaporan perkembangan informasi IPOLEKSOSBUD TRANTIBUM di wilayah Kabupaten Lumajang tahun 2018.

Masalah yang sensitive yang dimaksud, antara lain tentang pertambangan pasir. Untuk itu, bupati meminta informasi yang masuk hendaknya akurat. Meskipun saat ini masalah pasir sudah menjadi wewenang Pemerintah Provinsi, namun Pemerintah Kabupaten Lumajang juga berkewajiban menjaga stabilitas sosial yang ada di lingkungan pertambangan. Beliau juga menyampaikan bahwa pertambangan pasir di Kabupaten Lumajang saat ini sudah mulai tertib, baik pengurusan ijin maupun pajaknya.

Menurut Bupati, potensi konflik tentang pertambangan pasir,  bisa terjadi kapan saja, hal tersebut harus segera ditangani sebagai bentuk pencegahan. Segala potensi konflik bisa datang melalui komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Hal ini menuntut para petugas untuk bisa mempelajari situasi di media sosial. “Apalagi sekarang ini, dengan majunya IT, hanya dengan  kalimat yang sedikit saja bisa memecah belah masyarakat, kita tidak boleh ketinggalan ilmu IT untuk menyikapi hal itu.

“Saya ingin kondisinya Lumajang ini tetap aman, atasi segala potensi konflik yang ada di masyarakat”, imbuhnya.

Bupati berharap melalui bimtek yang diselenggarakan Bakesbangpol Kabupaten Lumajang ini sebagai leading sektor, yang dapat melahirkan  intelijen yang bisa menambah kepekaan bagi petugas dalam gejala dan  situasi apapun yang terjadi di lapangan.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lumajang, Ir. Suyanto melaporkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 50 orang peserta dari unsur satgas deteksi dini yang ada di Kabupaten Lumajang. Narasumber dari Badan Intelejen Daerah Jawa Timur, Kasi Intel Kodim 0821, Kasat Intel Polres Lumajang, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang, Ketua Rapi  Kab.Lumajang, ungkap Ir.Suyanto.

Hadi Sampurno dan Hj. Fauziah pemilik ijin tambang di wilayah desa Pandan Arum Kec. Tempeh sangat setuju dengan adanya bimtek intelijen, sebab dirinya mempunyai ijin resmi namun sampai saat ini belum bisa melaksanakan operasional secara maksimal karena alat berat Exsavator dihadang dan tidak boleh masuk tambang. "Saya sangat setuju sekali dengan adanya bimtek intelijen yang dilakukan oleh Kabupaten Lumajang untuk segera merespon, memonitoring, mengontrol dan mengawal pengusaha penambang agar dapat diketahui dengan jelas bahwa siapa orang-orang yang menghadang perjalanan ijin resmi ini. Dan siapa yang memasang banner pelarangan tersebut dengan menggunakan atas nama warga, hal ini mohon segera ditindak lanjuti dan diusut tuntas. Yang sampai saat ini menemui kendala mengingat hal ini dapat diduga ada penggerak dan memprovokasi warga. Padahal punya saya ini ijinnya sudah resmi (legal), sedangkan warga manual sangat mendukung saya untuk melakukan operasional dengan alat berat karena tatanan dan sosialisasi yang saya lakukan terkait penghasilan bagi para penambang bisa diterima dengan baik dan terkoordinir. Kalau pemerintah tidak segera turun tangan maka potensi konflik bisa datang dengan tiba-tiba, untuk itu saya mengharap dengan segera komunitas intelijen daerah segera datang ke lokasi tambang agar kendala segera teratasi."  Pungkasnya. (Kar)


KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...