Showing posts with label nusantara. Show all posts
Showing posts with label nusantara. Show all posts

Wednesday, 7 March 2018

SAT RESKRIM RELEASE TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA




Laporan – Karminto Adi, Sos
Wartawan RADAR KOTA
LUMAJANG -  Selasa ( 06/03) sekira pukul 10.45 wib Sat Reskrim Polres Lumajang menggelar Press Release tindak pidana penganiayaan yang melibatkan orang lain meninggal dunia yang dilakukan oleh M Sora alias Sora bin Nurhasan (30) warga Dusun Klobuk Kulon Rt 03 Rw 04 Desa Coban Joyo Kecamatan Kejayaan Kabupaten Pasuruan terhadap korbannya Agus Sutikno (33), Dsn. Biting Ds. Kutorenon Kec. Sukodono Kab. Lumajang dan Misdiono (32) Dsn. Duren Ds. Dawuhan Lor Kec. Sukodono Kab. Lumajang yang dilakukan pelaku pada hari Jum’at, tanggal 30 Januari 2015 sekira pukul 12.00 wib.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy. A. Prawirosastro SH bahwa terjadinya kasus ini yaitu bermotif asmara "Setelah kami melakukan penyelidikan muncul beberapa nama, nama nama tersebut sudah diolah kemudian kami lakukan penggeledahan tetapi beberapa nama tersebut tidak berhasil kami dapatkan , kami sudah beberapa kali melakukan upaya paksa di rumah mereka masing masing tapi beberapa nama tersebut tidak kami dapatkan'jelas kasat Reskrim.

Diceritakan kira kita 1 tahun yang lalu ada salah satu tsk yang bernama SR  tertangkap kedapatan membawa bb narkotika dan sudah menjalani hukuman selama kurang lebih 1 tahun, dari sat narkoba Polres Lumajang berkoordinasi dengan Satreskrim dari hasil tersebut kami dalami bahwa yang bersangkutan  SR adalah pelaku yang melakukan penganiayaan yang melibatkan orang lain meninggal dunia pada tahun 2015,"pungkasnya. (kar)

Saturday, 3 March 2018

KAWANAN PELAKU PEMBOBOL WARUNG TERTANGKAP SAAT DILAKUKAN RAZIA SAJAM





Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawan RADAR KOTA

LUMAJANG - Kapolsek Yosowilangun, IPTU Suhari dan anggota berhasil mengamankan pelaku curat yang dilakukan di wilayah Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun.

Beruntung para pelaku pencurian dalam warung yang berlokasi di jalan lintas selatan Dusun. Talsewu Desa. Wotgalih Kec. Yosowilangun, Kab. Lumajang tertangkap oleh jajaran resmob Polres Jember tatkala melihat gelagat para pelaku yang mencurigakan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif para pelaku ini kedapatan senjata tajam jenis celurit dan diketahui pula usai menggarong warung milik Gundayani, (38).

"Para Tersangka usai menjarah warung didesa Wotgalih langsung kabur menuju Jember",Ucap Paur Subbaghumas Polres Lumajang, IPDA. Catur Baskoro, Sabtu (3/3/2018).

Setelah ada pengakuan dari para tersangka, jajaran Polres Jember langsung berkoordinasi dengan Polsek Yosowilangun, awalnya Polsek Yosowilangun tidak mengetahui atas pembobolan warung tersebut, karena korban pemilik warung tidak melaporkan kepada pihak yang berwajib, atas musibah yang dialaminya.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh polsek Yosowilangun ternyata benar, para pelaku ini melakukan penjarahan diwarung milik korban",Tambahnya.

Para pelaku berjumlah 3 orang ini dan diketahui pula berinisial ZR (23) alamat Dusun. Talsewu Desa. Wotgalih Kec. Yosowilangun, MF, (20) alamat Dusun. Wunut Basin, Desa. Wonokerto Kec. Tekung, dan ZA (20), alamat Desa.Sawaran kulon Kec.Klakah, untuk kedua tersangka ZR dan MF langsung diserahkan ke Mapolsek Yosowilangun, sementara untuk Tersangka berinisial ZA harus tinggal di sel tahanan Mapolres Jember karena kedapatan membawa sajam tanpa dilengkapi ijin diwilayah hukum Polres Jember.

Adapun ketiga pelaku ini melakukan pembobolan warung milik korban pada hari Jumat (2/3/2018), sekitar Jam 03.00 wib melakukan pembobolan warung milik korban dengan cara mencungkil pintu belakang milik korban, setelah berhasil masuk para pelaku ini membersihkan semua dagangan milik korban, puluhan rokok berbagai merk dan minuman ringan juga turut diembat, setelah berhasil keluar dari warung korbannya dengan membawa barang hasil curiannya, ketiga pelaku ini langsung kabur ke Jember kemudian sekitar pukul 06.00 wib ketiganya diamankan Polres Jember.

"Modus Operandi para pelaku ini dengan cara mencungkil pintu belakang warung milik korbannya yang terbuat dari bambu, setelah berhasil mengambil semua barang hasil curiannya para pelaku ini keluar lewat pintu belakang awal mereka masuk, dan kemudian kabur ke arah jember",Pungkasnya(kar)

Friday, 2 March 2018

MERIAHKAN HUT PERSIT KE 72 ANGGOTA POLRES LUMAJANG IKUTI DONOR DARAH




Laporan – Karminto Adi, SSo

Wartawan RADAR KOTA

LUMAJANG - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke – 72 tahun 2017, sejumlah anggota TNI Kodim 0821 Lumajang, Batalyon 527 dan Polres Lumajang  melakukan kegiatan donor darah, Kamis (01/03).

Seperti yang terlihat dilokasi, kegiatan sosial ini turut melibatkan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana XXXV Kodim 0821 Kabupaten Lumajang yang terlihat antusias.

Turut hadir dalam kegiatan donor darah ini, Anggota Polres Lumajang sekitar 30 anggota yang terlibat dalam kegiatan sosial donor darah ini dilakukan pengecekan tekanan darah atau tensi.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke – 72 tahun 2018,

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana XXXV Cabang Kodim 0821 Kabupaten Lumajang, Ibu Nia Agus Iskarman mengatakan, kegiatan donor darah ini banyak memberikan manfaat khususnya bagi para pendonor.
“Selain kita memberikan sebagian darah kita kepada orang yang membutuhkan, kegiatan donor darah ini juga memberikan manfaat seperti mengurangi resiko penyakit jantung, menurunkan kadar zat besi dalam darah serta dapat membantu mengganti sel darah merah yang baru,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan diadakannya kegiatan donor darah ini, dapat membantu PMI untuk menyediakan beberapa kantong darah yang nantinya dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan,"pungkaanya(kar)

Tuesday, 13 February 2018

SUKSES KAN PEMBANGUNAN DI DESA WATU-WATU MELALUI DANA DESA



Laporan - Asdin. R
Wartawan RADAR KOTA

Dengan bantuan pemerintah pusat dan daerah melalui Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa (DD dan ADD), Musakkir telah sukses membangun Desa Watu-Watu yang di pimpinnya. Dimulai dari rehab rumah masyarakat, pembuatan draenase, pembukaan jalan usaga tani, pengerasan jalan desa, pembuatan deuker dan masih banyak lagi.

 Melalui pembangunan ini Desa Watu-Watu dapat bersaing dengan desa lain apa lagi desa tersebut adalah satu-satu nya yang mendapat bantuan perumahan sebanyak lima puluh satu unit melalui pemerintah pusat.

 Dengan ada nya bantuan tersebut masyarakat Watu-watu dapat tersenyum bangga, semua ini tidak terlepas dari peran kepala desa Musakkir yang senantiasa memikirkan kesejahteraan warga nya. (Asdin. R)

Thursday, 1 February 2018

Bupati Anas Usai Dapat Penghargaan di Thailand, Melakukan Program Kantong Khusus Sampah Buat Wisatawan






Laporan – Robby Yulianto
Wartawan RADAR KOTA

BANYUWANGI - Atas keberhasilan nya menerima penghargaan ASEAN Tourism Standard Award di Thailand, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sepulangnya dari Thailand,, langsung melakukan gerakan Pariwisata di Banyuwangi. Anas terjun langsung kelapangan memantau tempat wisata, khususnya masalah kebersihan. 

Ada dua tempat yang dipantau, yaitu Grand Watudodol (GWD) di Wongsorejo dan Pantai Cacalan di Kalipuro.

Atas keberhasilan ini, kebersihan dan kenyamanan Banyuwangi sebagai tempat wisata, sehingga mendapat penghargaan di tingkat ASEAN. Ini adalah anugerah sekaligus tantangan bagi kami untuk terus menjaga tingkat kenyamanan dan kebersihan di destinasi-destinasi wisata,” ujar Anas kepada wartawan.

Menurutnya menjaga kebersihan di tempat wisata merupakan tantangan tersendiri. Dan Dibutuhkan pendekatan yang khusus,baik penjual maupun wisatawan agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.
Agar supaya, bisa menjaga kebersihan, kita tinggal menggaji sepuluh orang tenaga kerja untuk menjadi tenaga kebersihan. Setiap jamnya mereka akan memunguti kotoran atau sampah yang berserakan. Tapi, ini tidak mendidik ujarnya, Perlu dibuat suatu sistem yang bisa menggerakkan wisatawan itu sendiri untuk turut berkontribusi menjaga kebersihan,” jelasnya.

Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan membagikan kantong khusus sampah kepada wisatawan. Teknisnya, nanti setiap wisatawan akan diberikan kantong sampah. Setiap kantong sampahnya, wisatawan harus membayarkan uang jaminan sebesar Rp 25 ribu.

Sepulangnya wisatawan itu, kantong sampah tersebut, harus terisi sampah masing-masing wisatawan. Lalu dikembalikan ke petugas dan uang jaminan wisatawan tadi, dikembalikan lagi,” Imbuhnya.
lanjut Anas, Program tersebut akan diterapkan dalam satu bulan kedepan. “Desain kantongnya sedang digarap dan bulan ini sudah bisa diterapkan. Untuk yang pertama akan kita ujicobakan di GWD,”
Dengan cara itulah, Anas mengharapkan, akan memberikan kesadaran kepada wisatawan maupun pengelola wisata yang ada di Banyuwangi untuk terlibat menjaga kebersihan.

Apabila semuanya bisa menjaga kebersihan, maka akan nyaman. Jika berwisata sudah nyaman, maka tingkat kunjungan wisatawan akan semakin meningkat. Pendapatan pokdarwis dan para pedagang pun akan meningkat,” pungkas Anas. ( Tim ).

KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...