Saturday, 30 September 2017

JENIS BERAS BULOG TAK MANUSIAWI DI TOLAK OLEH WARGA




BANYUWANGI -Lagi-lagi, bantuan beras untuk warga kurang sejahtera kembali disoal penerimanya. Bahkan warga enggan mengambil jatah beras yang tidak layak konsumsi tersebut. Selain warna berasnya hitam dan kekuning-kuningan, beras tersebut ada kutunya.  Kejadian ini terjadi di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Para penerima beras tidak mau menerima, dan mengembalikannya ke balai desa.
Warga meminta kepada aparat desa hendaknya jangan mau menerima beras dengan kualitas yang sangat jelek. Akibat kualitas rastra (beras sejahtera) yang dulunya bernama raskin (beras miskin) sangat jelek,  warga Desa Bengkak, sepakat tidak mau mengambil jatah beras tersebut. Akibatnya,  puluhan sak beras masih menumpuk di aula Desa Bengkak.
Ketua RT 04 RW 05, Dusun Krajan, Desa Bengkak, Herman dengan tegas menolak penerimaan rastra yang kualitasnya sangat di bawah standar tersebut. Padahal, beras ini untuk konsumsi manusia bukan konsumsi binatang. Seharusnya pihak pemerintah lebih paham, jika beras ini di distribusikan, kasihan warga. Mereka harus menggiling lagi, agar warna kecoklatannya hilang.
“Kasihan masyarakat yang menerima kalau beras dengan mutu seperti ini di bagikan kepada warga. Selain berasnya sudah bau, warnanya kecoklatan ada kutunya lagi. Beras seperti ini bukan untuk di konsumsi manusia, tapi konsumsinya binatang,” kata Herman.
Hal serupa dikeluhkan Ishak alias Robert, warga Desa Wongsorejo, dia sangat kecewa dengan mutu beras yang dikirim oleh Bulog yang diperuntukan warga kurang mampu tersebut. Ishak meminta kepada aparat Desa tidak asal menerima beras jatah tersebut.
“Kalau mutu berasnya jelek, ya mbok di kembalikan saja. Jangan mau menerima, kira-kira warga diberi beras yang mutunya tidak layak konsumsi, pak Kadesnya diam saja, tolak dong,” ujar Ishak. Sayangnya, Kades Bengkak, Lutfi Efendi tidak ada di tempat.ditemui Sekretaris Desa. Saat ditanya mutu beras tersebut, Dia mengaku tidak mengerti, dan mutunya memang seperti itu. “Bulog ngirimnya ya beras itu, habis bagaimana lagi,” jawabnya. (robby)/rk

PENGAJIAN DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI LCM




BANYUWANGI - Jumat 29/09 tepatnya di mushollah Annur RT 003 RW 10 Dusun KrajanDesa Ketapang Kecamatan Kalipuro.
Pengajian yang di hadiri warga lingkungan LCM cukup hikmat dan yang paling berkesan dengan adanya santunan kepada beberapa anak yatim di lingkungan LCM.
Adapun ustad yang hadir pada pengajian 10 muharom itu yaitu ustad Rahmad hidayat dan ustad rofik.
"Acara pengajian dan santunan anak yatim ini sudah menjadi acara tahunan setiap bulan muharram kami melaksanakan pengajian dan memberi santunan pada anak yatim" ungkap mak susan.
Pada kesempatan itu mak susan juga menambahkan kalo hampir semua penghuni warung LCM hadir pada acara tersebut dan mak susan cukup senang karena acara tersebut sangat lancar dan mendapat respon positip dari warga ataupun lingkungan LCM. (robby)

PEMUTARAN FILM G-30-S PKI di KODIM BANYUWANGI




BANYUWANGI - Pemutaran film G30S pki di makodim banyuwangi pada hari senin malam yg di mulai jam 17.30 sangat lancar dan menghibur serta memberi pengetahuan sejarah kelam indonesia bagi mereka yg belum pernah menonton.
Pada malam pemutaran tersebut tampak hadir DanDim Roby bulan beserrta perwira kodim banyuwangi serta antusias warga yang juga gak mau ketinggalan menonton film G30S Pki.
"marilah kita menjaga negara kesatuan ini,kita menjaga pancasila ini agar negara indonesia ini terhindar dari rongrongan paham-paham idiologi khususnya komunis yang akan merusak negara kesatuan indonesia" ungkap roby bulan sebagai pesan moral kepada generasi indonesia saat ini maupun mendatang.
Dipemutaran film G30S pki itu turut hadir tokoh pelaku sejarah evakuasi pengambilan jenazah yakni bapak julius fankandau. (robby)

Friday, 22 September 2017

ADANYA UANG KEAMANAN DI WARUNG PANJANG




BANYUWANGI - Warung Pramusaji yangg lebih di kenal dengan nama “warung panjang” yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipura, Kabupaten Banyuwangi, sampai detik ini masih buka normal2 saja.
Bahkan minuman keras pun masih di jual bebas di tempat tersebut, adapun yang di keluhkan oleh pengelola beberapa warung di Warung Panjang yaitu adanya pungutan per warung kena 150 ribu rupiah. Menurut narasumber yang tidak mau di sebutkan namanya, "Saya sih gak apa2 bayar 150 ribu perbulan, cuma saya butuh kejelasan kalau memang itu uang untuk keamanan. Tapi kenapa setiap kali ada keributan saya sendiri yang melerai ataupun mengusir pelanggan yang buat onar. Kemana mereka yang terima uang bulanan dan  kemanakan uang bulanan tersebut " pungkasnya.
Setelah di telusuri uang tersebut di kordinir oleh Pak Jamu selaku ketua paguyuban di warung panjang tersebut. (rob)

Wednesday, 20 September 2017

Akhirnya Go-Jek Ditutup



BUKITTINGGI – Wali Kota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias tidak mengulur waktu merespon keluhan para sopir angkot yang merasa terganggu dengan keberadaan sarana transportasi online Go-jek yang sudah banyak dijumpai di Bukittinggi.

Demo besar-besaran yang dilakukan para sopir angkutan umum Bukit Agam di depan Kantor Wali Kota Bukittinggi langsung mendapat respon dari Ramlan dengan mengutus Satpol PP Pemkot Bukittinggi untuk menutup dan menyegel kantor Go-Jek di Bukittinggi. Sementara itu aplikasinya sendiri masih belum bisa ditutup, hanya kantornya saja yang disegel.

Menurut sumber yang diperoleh, penutupan ini adalah respon cepat pemerintah agar tidak terjadi hal-hal negatif yang mengganggu stabilitas dan keamanan warga di Bukittinggi.

Perwakilan sopir angkot yang berhasil diwawancara media mengatakan, ia dan rekan-rekannya merasa keberadaan Go-Jek telah membunuh mata pencaharian mereka sebagai sopir angkutan umum.
“Belum lagi Go-Jek tidak memiliki perizinan yang jelas dari instansi terkait,” katanya seraya menambahkan sikap Wali Kota yang merespon cepat keluhannya dan rekan-rekan membuat mereka melihat titik terang dan berjanji akan mulai melakukan aktifitas seperti biasanya.

Angkot 2 Bukit Agam melakukan Demo di Kantor wali kota Bukittinggi,  dalam orasinya yang disampaikan oleh perwakilan sopir 2 angkot mengatakan supaya Bapak Wali Kota menutup Beroperasinya Gojek dikota Bukittinggi  karna mereka menganggab sangat membunuh matapencarian mereka karna gojek dikota Bkt sudah mencapai lebih dari 500 an dan juga gojek ini tidak ada perizinan dari instansi terkait..maka dari itu  Maka dari itu Bapak Wali Kota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias  memerintahkan kepada Satpol PP  untuk menyegel  Kantor Gojek dikota Bukittinggi tapi beliau berkata Aplikasi tak bisa ditutup.... karna sudah ada titik terang maka sopir angkot mulai melakukan aktifitasnya lagi...(musmulyadi)/rk

KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...