Thursday, 20 April 2017

TANAM 1000 POHON CEMARA




KEPALA DESA GONDORUSO BERSAMA Ka. DINAS KEHUTANAN JATIM Ir. INDAH AMPERAWATI M.S l TANAM 1000 POHON CEMARA BERSAMA MASYARAKAT, MENJAGA EKOSISTEM DAN KELESTARIAN ALAM TEPATNYA DILOKASI PASCA TAMBANG DUSUN KALIWELANG.

Lumajang -Dalam menjaga ekosistem dan kelestarian alam dipesisir pantai selatan tepatnya dilokasi pasca tambang pasir besi, didusun Kaliwelang, Desa Gondoruso, Kec. Pasirian.

Sekitar 1000 bibit pohon cemara laut ditanam dilokasi tersebut, yang melibatkan berbagai element masyarakat, baik dari LSM yang peduli dengan lingkungan hidup, Kades Gondoruso Ahmad Romin beserta seluruh staf, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jatim  Ir. Indah Amperawati, M.Si, jajaran Sinder PTPN XII Kajaran, Danramil 13/0821 Pasirian Kapten. Inf. Ainnur Rofiq. SH. Pasirian yang diwakilkan oleh Babinsa Gondoruso Serda Edi Bambang, dan Kapolsek Pasirian AKP. Zainul Arifin SH yang juga diwakilkan oleh Babinkamtibmas nya.

Acara penanaman yang digelar sejak pagi hingga selesai berjalan cukup lancar yang tentunya sesuai dengan rencana.

"Semua berjalan sesuai rencana hingga acara penanaman 1000 bibit pohon cemara laut ini selesai sekitar hingga pukul 10 00 Wib. Ujar Danramil 13/0821 Pasirian Kapten. Inf. Ainnur Rofiq. SH."Ungkapnya.
Selain itu Danramil Pasirian menjelaskan bahwa kehadirannya membaur dalam giat bakti sosial reboisasi ini atas perintah ini untuk meningkatkan senergitas dengan berbagai element masyarakat.

"Selain menjaga stabilitas keamanan negara, kami juga memiliki tanggung jawab untuk menjalin keakraban dengan masyarakat dalam menjaga ekosistem bumi yang kita pijak".tegas Babinsa Gondoruso.

Dengan menjalin hubungan yang erat antara TNI dan Rakyat, Edi Bambang sadar bahwa kekuatan utama TNI terletak kepada Rakyat, sehingga pihaknya berharap, dengan keakraban yang terjalin dari berbagai lapisan masyarakat dapat menjalankan lebih sekedar dari tugas dan fungsinya sebagai seorang TNI.

"Tugas Kami bukan hanya sekedar menjaga keamanan negara, tapi membangun dan maju bersama rakyat adalah tujuan utama kami".pungkasnya.(Kar)

MUSRENBANG TAHUN 2017, MENINGKATKAN KWALITAS SDM UNTUK MASYARAKAT SEJAHTERA DAN BERMARTABAT





Lumajang - Pemerintah Lumajang, dalam menjalankan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang bertujuan untuk menjamin adanya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Sehingga dalam tahap penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) harus dilakukan secara bertahap melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang secara partisipatif dilakukan  ditingkat Desa atau Kelurahan, Kecamatan, Forum Konsultasi Publik, Forum SKPD yang selanjutnya diformulasikan melalui Forum Musrenbang Kabupaten.
"Melalui penjaringan aspirasi Masyarakat, terbentuklah penyusunan RKPD yang secara bertahap melalui Forum Musrenbang". Terang Drs. Setiajid selaku asisten ekonomi, keuangan dan pembangunan, pemprov jatim, Kamis yang lalu. Dalam acara Musrenbang Kab. Lumajang 2017 digedung Sudjono.
Sedangkan dalam pemaparan yang menjadi acuan untuk membentuk kerangka penyelenggaraan Musrenbang tahun 2017, Kepala Bappeda Kab. Lumajang Ir. Nugroho Dwi Atmoko menjelaskan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara, Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan Daerah.
"Dari partisipasi masyarakat di daerah yang dilaksanakan untuk keterpaduan rancangan renja antar SKPD dan antar rencana pembangunan kecamatan". Jelas Nugroho dalam kesempatannya.
Pada dasarnya, Forum Musrenbang adalah merupakan wahana bagi stakeholder pembangunan, agar lebih fokus pada visi dan misi bersama, dan hal tersebut dikemas dalam Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) Kab.Lumajang tahun 2015 - 2019.
"Untuk mewujudkan Masyarakat Lumajang yang sejahtera dan bermartabat, yang tentunya melalui peningkatan kwalitas SDM yang agamis, cerdas, kreatif, inovatif, dan bermoral". Jelas Nugroho.
Sementara Bupati Lumajang Drs. As'at. M. A.g. Menjelaskan bahwa penyelenggaraan Musrenbang tahun 2017 ini merupakan mekanisme perencanaan tahunan dalam rangka mengakomodir kepentingan masyarakat sekaligus sebagai wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan pembangunan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel.
"Saya bersama jajaran satker dilingkungan pemkab Lumajang dan juga bersama DPRD, hingga saat ini masih tetap konsisten untuk mencapai Terwujudnya Masyarakat Yang Sejahtera dan Bermartabat". Terangnya.
Sebagai wujud pembuktian dari komitmen dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dijalankan, Bupati Lumajang menegaskan Ada Empat item program yang secara prosentase mengalami kenaikan.
"Pertumbuhan Ekonomi mengalami peningkatan sebesar 0,35%, Pengendalian Inflasi ada penurunan 0,77%, Pengendalian Penduduk Miskin mengalami penurunan 0,30%, dan Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat hingga 62,70%". Pungkasnya. (Kar)

KODIM 0821 LUMAJANG BERSAMA FORKOPIMDA DAN MASYARAKAT LUMAJANG CIPTAKAN KALI BERSIH (PROKASIH)





LUMAJANG - .Dari  Unsur TNI melalui Kodim 0821, Yonif 527/BY, Kepolisian Resort Lumajang beserta jajaran berikut karyawan Dinas jajaran Pemkab Lumajang dikuti kalangan pelajar juga dari berbagai elemen masyarakat kota Lumajang yang diperkirakan sekitar 5.000 orang, bersatu padu tirut andil dalam kegiatan pencanangan Program Kali Bersih (Prokasih) dan Kerja Bakti Kali Asem Lumajang tahun 2017, dengan tema menuju Kali bersih bebas sampah dan tanaman dalam badan sungai, Jumat yang lalu.

Dandim 0821 Lumajang Letnan Kolonel Inf Imam Purnomo Hadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, menyikapi Kali Asem yang terletak di jantung kota ini merupakan jalur utama sungai kota yang rentan banjir jika tidak dibengkalaikan.

"Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan, kita bersihkan aliran sungai ini untuk memperlancar arus air, selain itu juga untuk menjaga kesehatan dan juga kalau kelihatan bersih maka dipandang oleh mata juga terasa indah," kata Dandim.

Selain itu, Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono turut menambahkan, karya bakti juga dapat menumbuhkan serta membangkitkan kembali jiwa gotong-royong di lingkungan masyarakat, pihaknya karya bhakti semacam ini diharapkan tetap berlanjut, sehingga akan terjalin hubungan komunikasi yang baik antara unsur Forkopimda Kabupaten Lumajang dan masyarakat.

"Bersatunya kita di sini menambah jalinan keakraban, dan yang terpenting kekompakan untuk Lumajang yang indah, baik dan bermartabat," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Lumajang As'at Malik, bahwasanya Program Kali Bersih  adalah program pengendalian pencemaran air sungai dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas air sungai agar tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

"Selaku Kepala Daerah terima kasih kepada seluruh instansi serta masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bhakti pembersihan Kali Asem, kedepanya kita wajib menjaganya sehingga Kali Asem menjadi sungai yang bersih dan sehat.,"pungkasnya(Kar)

Masyarakat keluhkan Letak Pasar Paku Jaya di Konawe





Konawe - Keberadaan pasar di suatu daerah merupakan salah satu pendongkrak perputaran ekonomi. Namun sangat disayangkan bila kegiatan jual beli di pasar, terkadang menggangu aktivitas masyarakat lain di sekitarnya. Demikian dikeluhkan seorang sumber berinisial "H", warga desa Paku Jaya Kabupaten Konawe Kecamatan Marosi, Prov. Sultra, Sabtu kemarin.

Sumber menjelaskan, keberadaan pasar yang bersampingan dengan sekolah sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar karena suara bising akibat kegiatan jual beli di pasar tersebut," ungkapnya, yang juga merupakan salah satu orang tua murid.

Sumber lainnya yang tidak ingin namanya dimediakan, mengeluhkan letak pasar yang berada tepat di depan Pustu, karena banyaknya sampah yang berhamburan serta bau kurang sedap yang justeru dapat menambah penyakit pasien yang ingin berobat di Pustu tersebut, urainya ke media radar kota.

Sumber menambahkan, bukan hanya itu, letak pasar Paku Jaya ini juga bersampingan dengan Masjid, sehingga selain bau dan bising, hal ini dapat mengganggu kekhusukan beribadah, terangnya.
Hal senada dijelaskan oleh salah seorang tokoh masyarakat di desa Paku Jaya, bahwa, memang keberadaan pasar yang dimaksud (Paku Jaya) sering dikeluhkan masyarakat karena posisinya yang berada di tengah-tengah bangunan umum, seperti sekolah, mesjid serta pustu. Dan sejumlah masyarakat DesaPaku Jaya berharap agar pasar tersebut dipindahkan, terangnya.|Bahar

Proyek air bersih dikeluhkan warga




SITUBONDO - Proyek senilai 500 juta rupiah itu berada di  Dusun Manteng, Desa Battal, Kecamatan Panji. Hingga kini, proyek air bersih tersebut tak berfungsi optimal.
Proyek air bersih ini dibangun sejak 2014 silam. Sayangnya, Proyek milik Dinas Cipta Karya itu belum bisa dirasakan manfaatnya. Air dari proyek air bersih ini belum juga mengalir ke rumah warga.
Kepala Desa Battal,  Kecamatan Panji, Suryadi kepada sejumlah wartawan, mengaku ikut menyayangkan karena proyek air bersih belum berfungsi optimal.
Menurut Suryadi, warga Dusun Manteng sangat berharap mendapat suplay air bersih. Meski tandon dan saluran pipa sudah terpasang, namun air belum mengalir. Kabarnya karena airnya sangat kecil.
Kepala Bidang Cipta Karya, Fiskanto mengatakan, proyek air bersih itu dialirkan ke dua titik, yaitu Dusun Manteng dan pemukiman belakang TPA.
Saat ini kata Fiskanto, debit air ke Dusun Manteng memang sangat kecil. Agar dua titik pemanfaat air bersih itu sama-sama bisa menikmati, pihaknya berupaya membagi air dengan memasang  pembagi air  atau Guard Failed.
Menurut Fiskanto, dalam waktu dekat guard failed akan dipasang. Dengan demikian,  distribusi air kedua titik bisa dibagi secara bergantian (yok/Zen)

KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...