KOLAKA - Patut diacungi jempol, mengapa tidak untuk membangun sampai kepelosok desa yang terpencil pemerintah pusat telah mengalokasikan dana melalui APBN yang cukup besar demi untuk pemerataan pembangunan. Program ini mendapat respon positif dari seluruh masyarakat desa. Adanya dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke desa-desa tersebut perlu dikawal agar penggunaannya tepat sasaran dan tidak disalah gunakan oleh oknum, karena secara kasat mata, masyarakat tidak bisa membedakan pembangunan yang dibiayai dana desa dan pembangunan bersumber yang bersumber dari ADD(Anggaran Alokasi Desa) dari APBD.
Terlepas dari hal tersebut yang patut diacungi jempol juga adalah kepala desa Longori kec. Baula Uddindalam mengelola anggaran dana desa dan ADD telah mngedepankan transparansi dan akutabilitas sehingga pembangunan yang dilaksanakan berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.
“Dana desa telah dipergunakan membangun draenase sepanjang 500m di dua titik, peningkatan jalan usaha tani 500m, Posyandu karena ini sangat penting sebagai tempat pelayanan control kesehatan balita”, demikian dikatakan Uddin beberapa waktu lalu.adapun harapan bapak Uddin kedepannya sebagai kepala desa ada peningkatan anggaran agar terwujud program pemerintah pusat untuk desa. (bahar)

No comments:
Post a Comment