TEGAL - Dalam upaya menselaraskan langkah dan membentuk pola pikir positif terhadap komunitas persatuan wartawan nasional (PWN),merupakan suatu amanat dan tanggung jawab besar bagi seorang pemimpin dalam menjaga kondusifitas di lingkunganya, terutama menyamarkan perbedaan pendapat antar rekan sejawat
Menerapkan sistim militer bagi seorang pemimpin sudah bukan zamanya lagi di era demokrasi saat ini,karna dalam wadah organisasi kita memerlukan kekuatan demi terwujudnya satu kesatuan yang kongkrit didalamnya,sehingga perlu adanya toleransi dan kebijakan dalam penanganan yang menjadi sumber dari problematika yang berjalan di sekitar area.Kaitan dengan hal tersebut diatas ketua PWN jawa tenggah menghimbau” kepada pengurus dan anggota supaya bisa mawas diri saling bertenggang rasa, menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai serta berpikir dingin jika ada permasalahan sehingga kata sepakat bisa dicapai “ jelasnya
Setaraf itu pula menjalin komunikasi yang baik diantara pengurus dan anggota juga menjadi alternative guna meningkatkan tali silaturahmi dan juga kebersamaan, mendiskusikan pembaharuan demi kemajuan organisasi adalah bentuk kepedulian bersama. Sejalan dengan itu telah terplanning persatuan wartawan nasional akan mengadakan agenda kegiatan mengambil tema“ Bulan Bhakti PWN “ dengan rangkaian kegiatan diantaranya acara Doa bersama, berbuka puasa bareng pengurus dan anggota sekaligus membagikan sembako kepada maskin dalam kategori (janda tidak mampu) sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (mala RK)

No comments:
Post a Comment