Sunday, 26 November 2017

PPDI KABUPATEN LUMAJANG LAKSANAKAN APEL AKBAR




Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawan Tabloid Radar Kota

LUMAJANG -  Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang mengadakan kegiatan apel akbar yang bertempat di Alun-alun Lumajang, Kamis lusa.

Bupati Lumajang As,at Malik dalam sambutanya menerangkan bahwa , perangkat desa adalah sebagai pembantu kerja sedangkan kepala desa sebagai abdi negara dan prangkat desa merupakan tulang punggung kepala desa mempunyai bentuk  tanggung jawab yang sangat berat melayani masyarakat dengan sebaik mungkin.

“Makanya SK prangkat desa ditentukan oleh kepala desa. Ayo tetap semangat untuk melanjutkan pembangunan di desa masing-masing  guna membantu masyarakat setempat agar masyarakat tetap makmur dan sentosa, dan mari Lumajang kita lanjutkan menjadi Lumajang sae serta bisa dicontoh oleh kabupaten lainnya kenapa tidak karna kita sudah sering dapat beberapa penghargaan,” ungkapnya.

Selain dihadiri Bupati Lumajang As,at Malik, kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksana,S,Sos, Kapolres Lumajang beserta jajarannya, Kodim Lumajang beserta rombongannya, Forkopimda, Satpol PP dan Dinas Perhubungan, tamu undangan kepala desa se-Kab Lumajang. Acara ini digelar bersamaan hari ulang tahun PPDI yang ke 7.

Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB. Semua undangan memakai seragam batik warna kebiruan yang menandai hari yang cerah dan undangan yang sangat istimewa,"pungkasnya(Kar)

Atasi Krisis Air Bersih Dinas Pu Pengairan Banyuwangi Bangun Sumur Bor Di 12 Kecamatan




Laporan – Robby Yulianto
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

BANYUWANGI - Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2017 menggelontor dana Rp 7,5 miliar untuk membangun sumur bor di 12 kecamatan. Pembanguna sumur bor di fokuskan pada beberapa kecamatan yang berpotensi mengalami krisis air bersih. Kecamatan yang dapat jatah proyek sumur bor itu meliputi, kecamatan Banyuwangi, Rogojampi, Kalipuro, Kabat, Muncar, Cluring, Genteng, Gambiran, Purwoharjo, Bangurejo dan Siliragung.
Kecamatan Banyuwangi mendapat proyek pembanguna sumur bor ibu kota Kecamatan (IKK) senilai Rp 808 juta. Selain kecamatan Banyuwangi proyek sumur bor IKK di bangun di kecamatan Rogojampi, Gambiran dan Kecamatan Genteng. Sedangkan kecamatan yang paling banyak mendapat proyek sumur bor adalah kecamatan Cluring 4 titik, Kalipuro 3 titik, Muncar dua lokasi dan kecamatan Siliragung dua lokasi.
Sementara untuk kecamatan Bangorejo, Purwoharjo, Wongsorejo dan kecamatan Kabat masing masing satu lokasi. "Semua daerah rawan air bersih menjadi prioritas pembangunan sumur bor untuk mendukung suplai air bersih dari PDAM", ungkap kepala Dinas PU Pengairan Guntur Priambodo.
Dari 19 lokasi proyek pembangunan sumur bor  itu, tiga lokasi pengelolaan akan di serahkan pada PDAM. Tiga lokasi itu adalah pembangunan sumur bor IKK Banyuwangi, IKK Gambiran dan IKK Genteng. "Ini merupakan Tahun pertama Dinas PU Pengairan mengerjakan sumur bor setelah sebelumnya di lakukan Dinas PU Bina Marga "kata Guntur.tiga sumur IKK itu lanjut Guntur, pengelolaannya di serahkan pada PDAM untuk menambah suplai air bersih yang di kelola Perusahaan Daerah itu.
Sedangkan sumur bor yang lainnya akan di kelola warga untuk kebutuhan air bersih mereka. Untuk Kecamatan Wongsorejo sumur bor di bangun di dusun Karangrejo, desa Wongsorejo, kecamatan Muncar di dusun tegal pare, dusun krajan, desa Wringin putih, kecamatan Cluring di desa Benculuk, desa Sumber bulung, desa Cluring dan desa Plampang rejo. Kecamatan Kalipuro di bangub di desa Ketapang atau kawasan Watudodol dan dusun Silogiri desa Ketapang.(robby/tim)

Kapal Pesiar Sandar Di Pelabuhan Tanjung Wangi Bawa Ratusan Turis Asing




Laporan – Robby Yulianto
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

BANYUWANGI - Kapal Pesiar MV Silver Discoverer bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Jum'at untuk kali kedua kapal berbendera Bahamas yang berlayar dari Singapura ini membawa ratusan turis mancanegara, untuk berkunjung ke beberapa kota di Indonesia, salah satunya Banyuwangi.
Kapal yang berbendera bahamas dan memiliki panjang 102,96 meter ini membawa 182 orang penumpang yang terdiri dari wisatawan dan juga crew kapal. Kapal ini sebelumnya pernah bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi pada 20 Oktober 2016 lalu.

Banyuwangi pun antusias menyambut kedatangan wisata asing. Beberapa penari gandrung dengan iringan musik tradisional menyambut mereka saat kapal sandar. Ketika para crew dan penumpang turun dari kapal, satu persatu dari mereka di beri kehormatan untun memakai udeng dan kain batik khas using.
Beberapa dari mereka juga asyik menari gandrung. Kapten kapal MV Silver Discoverer, Tomaz  Kulas menyampaikan suka citanya saat bersandar di Banyuwangi. Penyambutan dengan tarian gandrung juga membuat semua seluruh penumpangnya lebih santai dan mengenal budaya.
"Saya sangat bangga dengan pelayanan dan penyambutan tanjung wangi bagi MV Silver Discoverer. Di pakaikan udeng dan batik membuat kami senang dan tarian gandrung membuat kami lebih santai dan tenang", kata Thomaz Kulas di area Tanjung Wangi.
Thomaz menyebutkan sebelum ke Banyuwangi, kapal pesiar yang ia nahkodai perjalanan sebelumnya telah melakukan perjalanan dari pulau Komodo dan Bali. Setelah dari Banyuwangi mereka akan melakukan perjalanan ke Madura, Sulawesi dan berakhir di Singapura.
"Setelah dari Banyuwangi kami akan ke Sumenep Madura, Sulawesi lalu kembali ke Singapura", paparnya.s
Selama di Banyuwanyi para penumpang kapal pesiar akan di bagi menjadi dua grop. Satu grop akan mengunjungi Kawah Ijen, sedangkan grop lainnya akan melakukan tour ke Perkebunan Kali Klatak. Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, hampir 30% wisatawan yang berkunjung di Banyuwangi melalui jalur laut.
"Wisatawan terbanyak masuk melalui stasiun menggunakan kereta  yaitu sekitar 40%, sisanya dari bandara dan laut. Secara bertahap, kami akan melengkapi karena wisatawan yang menggunakan kapal pesiar ini hanya 10 jam di Banyuwangi. Jadi kita cari tempat wisata yang sesuai dan di sini banyak pilihannya ada ijen, perkebunan, wisata kopi dan juga aktraksi. Untuk pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentu akan melengkapi fasilitas penunjang dan aktraksi bagi wisatawan kapal pesiar ini", jelas Bramuda.
Sementara itu, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (pelindo) III Cabang Tanjung Wangi, Lina Ratna Sari menambahkan, Banyuwangi punya potensi besar untuk mendongkrak kunjungan kapal pesiar. Untuk itu di perlukan promosi wisata Banyuwangi. selenggarakannya even cruwise internasional"kami optimistis jumlah kunjungan kapal pesiar meningkat.apalagi banyuwangi memiliki Destinasi wisata menarik untuk di kunjungi" ungkap Lina. Saat ini pelabuhan tanjung wangi telah menerapkan setandar keamanan ISPS code dengan panjang dermaga 120 meter dengan kedalaman kolam mencapai 12 hingga 14 meter"dengan setandar tersebut kita bisa menerima kunjungan kapal berbeda asing hingga mencapaj ukuran 200meter atau lebih"jelasnya.(robby)

Asyik Pesta Sabu 4 Remaja Digerebek Satreskoba Polres Banyuwangi




Laporan – Robby Yulianto
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

BANYUWANGI - Empat orang remaja yang 2 diantaranya perempuan di bekuk Satreskoba Banyuwangi lantaran pesta narkotika jenis sabu.

Keempat remaja itu adalah Nathanael Juncordian (30) bertempat tinggal di Jalan Abdullah Gang Ii No 45 Rt 03 Rw 02 Kelurahan Tukang Kayu,Kecamatan Banyuwngi, Ahmad Dimas Nito Kharisma(25) Warga Jalan Udang Windu Gang V Nomer 43 Rt 02 Rw 04 Kelurahan Tukang Kayu Kecamatan Banyuwamangi,Dan Ika Dwi Lestari(21) Warga Dusun Kedunen Rt03 Rw02 Desa Bomo Kecamatan Rogojampi Dan Dinda Ayu Ramadhani(21) Warga Jalan Hayam Wuruk Rt 03 Rw 04 Kelurahan Penataban Kecamatan Giri mereka di tangkap di rumah tersangka nathanaek.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muh. Indra Najib melalui Kbo Narkoba Iptu Suryono Bhakti mengatakan, saat di gerebek oleh seluruh anggota satreskoba keempatnya tidak bisa berkutik. "Mereka masih dalam kondisi di bawa kesadaran akibat pengaruh sabu yang di komsumsi", ujar Iptu Suryono.
Dari lokasi penggerebekan petugas mengamankan barang buktu 5 paket sabu seberat 2,81 gram,1 buah timbangan digital,9buah potongan sedotan berbagai warna, 5 bendel plastik klip, 2buah skop,1 buah bong lengkap, 3 buah korek gas dan 4 unit ponsel. 
"Setelah dilakukan pengembangan penyidikan, narkotika jenis sabu yang mereka komsumsi maupun sisa 5 paket itu di beli dari tersangka nathanael selaku si pemilik rumah", tutur Iptu Suryono.
 Rupanya selain sebagai bandar tersangka Nathanael juga menyiapkan tempat untuk mengkomsumsi barang haram yang di jualnya. Kini keempat tersangka berserta barang bukti di amankan di mapolres banyuwangi dan atas semua perbuatannya mereka di jerat pasal 114 subsider pasal 112 subsider pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (robby)


OPERASI ZEBRA SEMERU SERENTAK DI MULAI 1 NOVEMBER HINGGA 14 NOVEMBER 2017


Laporan – Robby Yulianto
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

BANYUWANGI - Rabu tanggal 1 november 14 november 2017 dilaksanakan serentak Operasi Zebra Semeru 2017 di Banyuwangi. Pada Operasi Zebra ini 20% adalah himbauan, dan 80% tindakan.
Target dan Operasi Zebra Semeru 2017 ini adalah pelanggaran - pelanggaran yang rawan kecelakaan. Seperti mengebut di jalan, pelanggaran marka jalan,
Berboncengan 3, penggunaan handphone saat berkendara,  tidak mengenakan sabuk keselamatan bagi pengendara roda 4, dan tidak menyalakan lampu serta bentuk pelanggaran
Lainnya.

Menurut AKP Ris Andrian pada Operasi Zebra Semeru ini selain sepeda motor dan roda empat semua termasuk bus dan kendaraan pengangkut barang juga menjadi target operasi.

Kasat lantas AKP ris andrian juga menghimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan surat-surat kelengkapan kendaraan dan tertib berlalu lintas(RBTB).
AKP RIS ANDRIAN S. H.S.I.K - Kasat Lantas Polres Banyuwangi


KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...