Sunday, 24 December 2017

PANWASLU KABUPATEN BANYUWANGI GELAR SOSIALISASI PILEG DAN PILPRES 2019




Laporan – Roby Yulianto
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

BANYUWANGI - Sosialisasi pengawasan partisipasi pileg dan pilpres 2019 yang di gelar panwaslu kabupaten banyuwangi Pada pukul 09.00 wib sampai dengan 12.00 wib tgl 23/12 di ballroom hotel ketapang indah,di apresiasi oleh beberapa kalangan salah satunya bakesbangpol kabupaten banyuwangi. 

Selain bakesbangpol nampak hadir BEM badan eksekutife mahasiswa banyuwangi serta seluruh kalangan parpol di banyuwangi. 

Menurut bendahara partai perindo ir. andi dahlan mm.       "sosialisai ini di harapkan outputnya pengawasan ini sehingga tidak terjadi kecurangan-kecurangan dalam pilkada pileg dan pilpres nantinya" ungkap andi dahlan di ballroom hotel ketapang indah 23/12.

Andi juga berharap panwaslu atau bawaslu bisa bekerja dan bersinergi pada masyarakat serta partai politik.

"Sebagai peserta partai politik tidak ragu terhadap bawaslu atau panwaslu" ujar andi. 

Sementara itu menurut ketua DPD perindo kabupaten banyuwangi khairul falah, S. Sos  berharap untuk pileg 2019 partai perindo DPD banyuwangi menargetkan tujuh kursi atau satu fraksi.

"Harapannya setelah lolos verifikasi bisa di nyatakan sebagai partai peserta pemilu" pungkas khairul.



DPC GMNI SELENGGARAKAN BEDAH BUKU "BANGKITKAN MAJAPAHIT TIMUT"





Laporan – Karminmto Adi, SSos
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

LUMAJANG - Membangkitkan Majapahit Timur, yang merupakan buku kedua dari Peneliti Sejarah asal Lumajang, Mansoer Hidayat.
Masyarakat dan generasi muda serta para pegiat sejarah, juga akan dilaksanakan napak tilas di areal Situs Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang.

Sebagai rangkaian acara, pada tanggal 21 Mei juga akan diadakan lomba panahan dan pengenalan senjata tradisional masyarakat Tapal Kuda kepada para pengunjung maupun peserta festival.

Sementara itu sebagai sponsor utama acara ini, Setiawan, dari CV. Biting Mega Wisata berharap agar pelestarian sejarah di Lumajang dapat dilakukan semua pihak, karena banyak peninggalan sejarah yang sangat berharga dari Kerajaan Majapahit Timur atau Lamajang Tigang Juru yang ternyata ada di Lumajang.

“Saya berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang peduli dengan sejarah Lumajang dan peninggalan sejarah yang ada dikota ini. Untuk generasi kita kedepan, maka pengenalan sejarah ini harus dilakukan dengan berbagai cara agar generasi kita memahami bahwa Lumajang adalah pusat dari kerajaan Majapahit Timur,” kata Setiawan kepada BeritaLumajang

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan bedah buku berjudul “Membangkitkan Majapahit Timur, Kisah Perjuangan Tiada Henti Menyelamatkan Peradaban Nusantara” karya Mansur Hidayat, SS, MM, Selasa (19/12/2017).

Bedah buku yang digelar di Gedung Guru Lumajang ini menghadirkan penulis Mansur Hidayat, SS, MM  dan 2 pembanding yang kompeten di bidang sejarah, yakni Drs. Muzakir Dwi Cahyono, M. Hum Arkeolog/ Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) dan Slamat Trisila, SS, Sejarawan/ Penerbit Pustaka Larasan Bali.

Bedah buku ini dihadiri kurang lebih 105 peserta yang terdiri dari PA GMNI, PA GSNI, GSNI, DPC GMNI Jember, DPC GMNI Probolinggo, DPK GMNI Universitas Negeri Malang (UM), Guru Sejarah, Komunitas Batara Sapta Prabu, Dewan Juang Advokasi Cagar Budaya Se-Tapal Kuda (Dang Acarya), BEM Se-Lumajang, PMII, Ketua Parpol, LSM, IKAPPI, MIC (Media Intelegence Consultant) dan masyarakat umum.

Samsul Akhmad Munir, ketua panitia mengatakan, buku karya Mansur Hidayat ini merupakan kisah perjuangan LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit  (MPPM) Timur bersama mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Peduli Lumajang (KMPL), dan para tokoh di Biting.

“Ini merupakan karya yang mengisahkan perjuangan LSM MPPM Timur, KMPL dan para tokoh masyarakat yang terus berjuang mengawal pelestarian Situs Biting,” ungkapnya.

Sementara itu, Adi Irawan, Ketua DPC GMNI Lumajang dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk selalu gemar membaca dan menulis. Karena  dengan membaca dapat memperluas wawasan kita dan dapat mengubah polapikir kita terhadap perkembangan dan ide-ide baru.

“Dengan bedah buku ini diharapkan generasi muda untuk terus giat membaca kemudian berlatih untuk menulis sehingga nantinya bisa menghasilkan sebuah buku”, tukas mahasiswa pertanian tersebut.

Disela-sela acara bedah buku ini ada persembahan pembacaan puisi dari Kartini Ayu (Penyair), Manik (GSNI Lumajang) dan Syamsudin Nabilah, Koordinator KOMPI (Komunitas Pers Independen) Lumjang yang juga moderator acara tersebut.

Mansur Hidayat, penulis Hidayat bersyukur bisa menerbitkan buku kisah perjuangan LSM MPPM Timur dan KMPL dalam upaya pelestarian Kawasan Cagar Budaya Situs Biting, di Desa Kutorenon, Sukodono. Karena kawasan Situs Biting merupakan sebuah situs bersejarah yang sangat penting bagi Kabupaten Lumajang."pungkasnya.(Kar)

Thursday, 21 December 2017

DPC GMNI SELENGGARAKAN BEDAH BUKU "BANGKITKAN MAJAPAHIT TIMUT"





Laporan – Karminto Adi, Ssos
Wartawan Tabloid  RADAR KOTA

LUMAJANG -Membangkitkan Majapahit Timur, yang merupakan buku kedua dari Peneliti Sejarah asal Lumajang, Mansoer Hidayat.
Masyarakat dan generasi muda serta para pegiat sejarah, juga akan dilaksanakan napak tilas di areal Situs Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang.

Sebagai rangkaian acara, pada tanggal 21 Mei juga akan diadakan lomba panahan dan pengenalan senjata tradisional masyarakat Tapal Kuda kepada para pengunjung maupun peserta festival.

Sementara itu sebagai sponsor utama acara ini, Setiawan, dari CV. Biting Mega Wisata berharap agar pelestarian sejarah di Lumajang dapat dilakukan semua pihak, karena banyak peninggalan sejarah yang sangat berharga dari Kerajaan Majapahit Timur atau Lamajang Tigang Juru yang ternyata ada di Lumajang.

“Saya berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang peduli dengan sejarah Lumajang dan peninggalan sejarah yang ada dikota ini. Untuk generasi kita kedepan, maka pengenalan sejarah ini harus dilakukan dengan berbagai cara agar generasi kita memahami bahwa Lumajang adalah pusat dari kerajaan Majapahit Timur,” kata Setiawan kepada BeritaLumajang

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan bedah buku berjudul “Membangkitkan Majapahit Timur, Kisah Perjuangan Tiada Henti Menyelamatkan Peradaban Nusantara” karya Mansur Hidayat, SS, MM, Selasa (19/12/2017).

Bedah buku yang digelar di Gedung Guru Lumajang ini menghadirkan penulis Mansur Hidayat, SS, MM  dan 2 pembanding yang kompeten di bidang sejarah, yakni Drs. Muzakir Dwi Cahyono, M. Hum Arkeolog/ Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) dan Slamat Trisila, SS, Sejarawan/ Penerbit Pustaka Larasan Bali.

Bedah buku ini dihadiri kurang lebih 105 peserta yang terdiri dari PA GMNI, PA GSNI, GSNI, DPC GMNI Jember, DPC GMNI Probolinggo, DPK GMNI Universitas Negeri Malang (UM), Guru Sejarah, Komunitas Batara Sapta Prabu, Dewan Juang Advokasi Cagar Budaya Se-Tapal Kuda (Dang Acarya), BEM Se-Lumajang, PMII, Ketua Parpol, LSM, IKAPPI, MIC (Media Intelegence Consultant) dan masyarakat umum.

Samsul Akhmad Munir, ketua panitia mengatakan, buku karya Mansur Hidayat ini merupakan kisah perjuangan LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit  (MPPM) Timur bersama mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Peduli Lumajang (KMPL), dan para tokoh di Biting.

“Ini merupakan karya yang mengisahkan perjuangan LSM MPPM Timur, KMPL dan para tokoh masyarakat yang terus berjuang mengawal pelestarian Situs Biting,” ungkapnya.

Sementara itu, Adi Irawan, Ketua DPC GMNI Lumajang dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk selalu gemar membaca dan menulis. Karena  dengan membaca dapat memperluas wawasan kita dan dapat mengubah polapikir kita terhadap perkembangan dan ide-ide baru.

“Dengan bedah buku ini diharapkan generasi muda untuk terus giat membaca kemudian berlatih untuk menulis sehingga nantinya bisa menghasilkan sebuah buku”, tukas mahasiswa pertanian tersebut.

Disela-sela acara bedah buku ini ada persembahan pembacaan puisi dari Kartini Ayu (Penyair), Manik (GSNI Lumajang) dan Syamsudin Nabilah, Koordinator KOMPI (Komunitas Pers Independen) Lumjang yang juga moderator acara tersebut.

Mansur Hidayat, penulis Hidayat bersyukur bisa menerbitkan buku kisah perjuangan LSM MPPM Timur dan KMPL dalam upaya pelestarian Kawasan Cagar Budaya Situs Biting, di Desa Kutorenon, Sukodono. Karena kawasan Situs Biting merupakan sebuah situs bersejarah yang sangat penting bagi Kabupaten Lumajang.

MASYARAKAT MINTA BUPATI SEGERA BERIKAN REKOMENDASI KEPADA CAMAT LANTIK DUA KEPALA DUSUN DESA PAGOWAN .




Laporan – Karminto Adi, Ssos
Wartawan Tabloid RADAR KOTA

LUMAJANG - Kedua  Kepala Dusun (Kasun) Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur, butuh pengakuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sebagai Kasun definitif, yaitu Kasun Pagowan dan Kasun Sidomulyo.Sehingga pelayanan terhadap masyarakat  didesa Pagowan bisa normal kembali.

Menurut Kepala Desa (Kades) Pagowan, Muhamad Juned SE kepada awak media, bahwa Musyawarah Desa (Musdes) sebagai dasar dijadikan dasar hukum kepada Camat untuk dilantiknya kedua Kasun tersebut.

“Dari dua kali penjaringan kami tidak mendapatkan calon yang tepat untuk menggantikan posisi Kasun yang sudah habis masa jabatannya itu. Maka dari itu Musdes ini yang kami lakukan demi terwujudnya Kasun definitif,” katanya.

Masih menurut Juned, panggilan akrabnya Kades Pagowan bahwa kedua Kasun itu selama satu tahun lebih merasa tidak diakui sejak 31 Desember tahun 2016 lalu.

“Saya sempat malu, sewaktu ditanya para Kasun, sebab ada surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Lumajang untuk melakukan penjaringan terhadap Kasun yang kosong,” ujarnya lagi.

Sementara menurut Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang, Surhanto kepada media mengatakan jika pihaknya juga mendorong segera didefinitifkan sebagai Kasun yang kosong saat ini kepada pihak Pemkab Lumajang melalui Camat Pasrujambe.

“Hal ini demi kekondusifan suatu wilayah kerja Pemerintah desa, sebab semua warga menginginkan kedua Kasun tersebut dipilih kembali sebab kinerjanya yang luar biasa bagusnya,” jelasnya.

Dikatakan Hanto, panggilan akrabnya Ketua AKD Kabupaten Lumajang ini, bahwa pihak Pemkab Lumajang diberikan waktu seminggu setelah Musdes ini untuk segera melantik Kasun tersebut.

“Kami hanya meminta kepada Bupati Lumajang untuk melakukan pelantikan agar situasi yang kondusif tercapai. Dan ada beberapa Kasun di daerah lain yang kondisinya sama dengan Desa Pagowan namun tidak serawan disini,” bebernya.

Dari info yang diperoleh awak media, bahwa berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) ada semacam apresiasi seperti dana pensiunan setelah berusia 60 tahun,"pungkasnya.(Kar)

BPJS KETENAGAKERJAAN LUMAJANG JALIN SILATUROHMI DAN MEMBANGUN SINERGI KOMONITAS PERS INDEPENDEN (KOMPI)




Laporan – Karminto Adi, SSos
Wartawamn Tabloid RADAR KOTA

LUMAJANG  - Koordinator Komonitas Pers Independen (Kompi)Samsudin Nabila mengajak diskusi pada  Komunikasi Insan Pers dan Serikat Pekerja. Acara yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lumajang itu berlangsung di Warung iga Lumajang,Kamis, 21/12/2017.

Sementara Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar acara menjalin Silaturohmi dan membangun Sinergi dengan Insan Pers dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lumajang.gelar Acara tersebut
berlangsung di Warung iga dengan aman dan lancar.

Sementara dalam sambutannya, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lumajang Rianto mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk menjalin silaturahmi dan kerja sama. “Sampaikan yang jelek-jelek agar kami terus memperbaiki diri. Kami tak terima kalau yang disampaikan baik-baik saja,” kata Triono

Masih menurut Triono, upah dan proteksi harus imbang. Sebab, gaji besar tapi tak mendapat proteksi akan berdampak besar. “Karena keduanya sama dengan dua mata uang yang tak dapat dipisahkan,” ujarnya.

Pantauan Media Radar Kota,setelah dibuka secara resmi, acara berlanjut dengan diskusi yang dipandu oleh Koordinator Kompi Samsudin Nabillah, terkait BPJS Ketenagakerjaan. Diskusi tersebut menghadirkan tiga pembicara. Rianto ketua Koodinator Kompi kabupaten Lumajang,"pungkasnya (Kar)

KAPOLSEK PRONOJIWO BERSAMA DANRAMIL LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMASANGAN HIMBAUAN KAMTIBMAS TAMU WAJIB LAPOR 1X24 JAM

Laporan – Karminto Adi, SSos Wartawan RADAR KOTA LUMAJANG - Kapolsek Pronojiwo IPTU Kusnan bersama Danramil Pronojiwo Kapten I ...